Prinsip Dasar Agama Islam.
10 Aug 2022 19:40 • 8383 dibaca
Oleh Muhammad Irfan Zidny.
Sajian Utama Agustus 2022.
Agama merupakan kebutuhan paling mendasar dalam mengarungi kehidupan. Solusi dalam setiap detik kehidupan selalu tersajikan dalam nilai-nilai Agama. Beberapa tidak percaya tentang agama; dengan berbagai alasan yang sangat bertentangan dengan logika dan akal sehat manusia. Beberapa lagi hendak memisahkan urusan agama dengan urusan kehidupan; dengan alasan keterbelakangan ajaran yang dibawa agama sehingga tidak bisa menjadi solusi. Hal tersebut tentu sangat salah dan jauh dari fakta otentik tentang ajaran agama yang sebenarnya.
Prof. DR. Abdul jalil Al Qaransyawy dalam karyanya "Ususut tasyri lil fiqh islamy" mengatakan bahwa ada tiga poin yang menjadi Prinsip dasar agama islam yang harus dipahami dengan seksama dan bijak oleh setiap umat muslim dan harus diakui oleh non-muslim, yaitu:
Satu;
Islam adalah agama yang selalu memberikan kemudahan dalam segala hal dan menghilangkan semua hal sulit. Seluruh perintah dan anjuran dalam Islam adalah hal rasional dan wajar yang mampu dikerjakan oleh seluruh umatnya.
Diantara buktinya adalah:
- sedikitnya jumlah makanan dan minuman haram, dan banyaknya sesuatu yang halal untuk dikonsumsi.
- Kewajiban yang harus ditunaikan hanya sedikit, sisanya adalah waktu luang yang diberikan untuk aktivitas sehari-hari.
- Banyaknya kemudahan dan keringanan dalam menjalankan kewajiban.
Dua;
Mewujudkan kemaslahatan antar manusia. Islam memberikan statemen bijak mengenai arti dari kemaslahatan yaitu: segala sesuatu yang dengannya dapat terwujud kebaikan untuk seluruh pihak dan dapat mencegah mereka dari terjerumus kedalam keburukan. Ada dua jenis maslahat; yaitu pribadi dan umum. Kepentingan umum selalu lebih didahulukan daripada kepentingan pribadi, dan kepentingan pribadi selalu lebih diutamakan daripada hal-hal sekunder.
Diantara buktinya adalah:
- Kewajiban membayar zakat; dengan berbagai jenisnya.
- Diharamkannya minuman keras; yang dapat mencegah tindakan kekerasan.
- Pengaturan harta waris secara detail.
Tiga;
Mewujudkan keadilan sosial.
Islam mewajibkan adanya keadilan dan menentang segala bentuk rasisme dan kezaliman. Selain itu, islam sangat menentang "persamaan" yang dapat menghilangkan keadilan yang sebenarnya; hal ini karena membagi sesuatu secara "sama" belum tentu ada keadilan.
Diantara buktinya adalah dalam pembagian warisan bagi saudari perempuan adalah setengah bagian dari saudara laki-laki. Dalam hukum islam, seorang perempuan tidak pernah berkewajiban menafkahi dirinya sendiri; sebelum menikah menjadi tanggung jawab ayahnya atau saudara laki-lakinya atau kakeknya atau paman-pamannya, dan setelah menikah maka menjadi kewajiban suaminya. Dengan kata lain walaupun laki-laki mendapat bagian lebih akan tetapi memiliki tanggungan nafkah yang banyak, berbeda dengan perempuan; walau sedikit tetapi bahkan tidak berkewajiban memenuhi kebutuhan dirinya sendiri, dan bagiannya adalah hak pribadinya.
Betapa begitu bijak prinsip Dasar Agama Islam; agama dengan nilai-nilai moral yang sangat tinggi. Akan tetapi bahkan Tuhan sudah memberitahu melalui lisan Rasul-Nya bahwa hanya sedikit yang dapat berpikir jernih dalam rangka membuktikan fakta tentang Islam yang tidak dapat dibantah pihak manapun. Wallahu a'lam

Komentar